Sebagai pengguna Ubuntu, MacOS mungkin kita tidak asing lagi dengan manajer paket (package manager) spert APT, atau BREW. Apt adalah kependekan dari Advance Packaging Tools yang dimiliki oleh Ubuntu atau sistem operasi turunan Debian yang digunakan untuk melakukan installasi tools atau software.

Dengan adanya apt pada debian, jika kita ingin melakukan installasi software, kita hanya perlu menuliskan command seperti ini sudo apt install nodejs Dengan command tersebut APT atau Advance Packaging Tools akan melakukan installasi nodejs pada sistem operasi.

Windows Package Manager

Pada tanggal 19 Mei 2020, Windows memberikan pengumuman tentang perilisan sebuah Package Manager open source yang bernama WinGet. WinGet sendiri adalah package manager buatan Microsoft. WinGet Package manager akan mempermudah pengguna Windows untuk melakukan installasi tools atau software pada windows.

Execute winget in Windows Terminal

Installasi WinGet

Untuk dapat melakukan installasi WinGet kita memerlukan versi Windows 10 1709 (build 16299) atau yang paling terbaru. Lalu kita buka https://www.microsoft.com/id-id/p/app-installer/9nblggh4nns1 lalu akan muncul seperti dibawah ini, dan kita klik tombol Get.

Setelah sukses terinstall, akan muncul tombol "Install on my devices", dan klik tombol tersebut

Setelah itu akan muncul sebuah popup, untuk memilih device yang akan di install

Lalu kita tekan tombol "Install now", kita tunggu beberapa saat agar installasi berhasil

Installasi vscode menggunakan WinGet

Saya coba melakukan installasi vscode menggunakan WinGet, dengan menulis perintah winget install vscode , begini kira-kira prosesnya

Setelah proses installasi sukses, begini tampilan terminal

Review WinGet menurut penulis

Setelah proses download package melalui command WinGet berhasil, WinGet akan melakukan installasi software mirip seperti installasi software secara manual, yaitu muncul popup, semisal konfirmasi lokasi folder, atau meminta persetujuan agreement jika ada, dan lain sebagainya. Dan menurut saya ini hanyalah pengganti proses download, namun dengan cara yang lebih efisien

Sisi baiknya yang sangat mempermudah adalah kita tidak perlu lagi membuka browser, mencari software yang ingin di Download, dan menunggu proses download di browser hingga selesai. Hal yang saya rasakan ternyata dirasakan juga oleh pengguna github dengan username "pac85", pac85 menulis seperti ini

The description claims this thing to be a package manager but in reality it has nothing to do either with packages or management.
All it does is downloading installers (which are not packages) and executing them (which is not management).

pac85 - Not a package manager

WinGet Cache Location

Setiap software yang diinstall melalui WinGet tidak otomatis terhapus, keuntungannya adalah saat kita mencoba melakukan installasi ulang tidak akan mendownload lagi dari awal, tapi mengandalkan hasil download sebelumnya yang disimpan oleh WinGet pada folder cache, yang berada di

C:\Users\YOURNAME\AppData\Local\Packages\Microsoft.DesktopAppInstaller_8wekyb3d8bbwe\AC\INetCache

Saat instalalasi WSL 2 kadang terjadi error, error yang muncul biasanya seperti ini:

C:\>ubuntu
Installing, this may take a few minutes...
Installation Failed!
Error: 0x8007019e
Press any key to continue...

Windows Subsystem For Linux

Untuk mengatasi ini caranya sangat mudah, Anda hanya perlu memastikan opsi "Windows Subsystem For Linux" sudah dicentang

image

Apabila sudah dicentang, silahkan lakukan restart.

Reset Linux Distribution pada WSL 2

Setelah selesai melakukan restart, pastikan untuk melakukan reset linux distribution pada windows 10, caranya pada menu start kita cari linux distribution yang ingin kita gunakan, setelah itu klik kanan, dan klik setting.

Pada menu setting, kalian tekan tombol reset.

 

Virus corona menyebabkan pelajar, mahasiswa, dan professional untuk belajar & belajar jarak jauh dari rumah demi mencegah penyebaran virus corona. 

Bekerja & belajar dari rumah punya banyak keuntungan, salah satunya adalah waktu luang, yang mungkin sulit didapat dibanding sebelumnya. 

Waktu luang akan lebih bermanfaat jika digunakan untuk mempelajari suatu hal baru untuk menambah skill personal. Salah satunya dapat dilakukan dengan mengakses situs belajar pemrograman online.

Belajar pemrograman secara online ada yang berbayar dan gratis. Untuk yang gratis dapat mengakses youtube atau situs lainnya. 

Saat ini kampus Ivy League, seperti Harvard University, memberikan pembelajaran secara gratis yang dapat diakses kapanpun, total materi yang diberikan sebanyak 71materi. Materi tersebut ada yang masuk kategori pemrograman dan tidak

Kategori Materi Belajar Online Harvard:

  1. Computer Science
  2. Data Science
  3. Programming
  4. Art & Design
  5. Science
  6. Programming
  7. Engineering
  8. Mathematics
  9. Education & Teaching
  10. Personal Development

Materi Belajar Pemrograman Online

Karena materi yang ditawarkan cukup banyak, dan semuanya bagus. Berikut coba saya tampilkan materi yang dapat meningkatkan skill pemrograman kalian

Pengenalan Game Development

Pada materi ini kita akan mempelajari pengelanan game development interaktif 2D dan 3D. Materi yang dipelajari meliputi

Akses Materi: https://www.edx.org/course/cs50s-introduction-to-game-development

Membangun Aplikasi Mobile Dengan React Native

Disini kita akan diajarkan untuk membuat sebuah aplikasi mobile menggunakan react-native. Sebuah framework yang sangat populer yang dikembangkan oleh facebook. Dengan react native, kita dapat membuat aplikasi cross-platform menggunakan JavaScript. Materi yang diajarkan meliputi:

Akses Materi: https://www.edx.org/course/cs50s-mobile-app-development-with-react-native

Pemrograman Web Menggunakan Python dan JavaScript

Pada materi ini kita akan diajarkan mendesain sebuah database, scalability, security, dan user experience. Dan juga kita akan belajar untuk membuat dan menggunakan API. Materi yang akan diajarkan antara lain:

Akses Materi: https://www.edx.org/course/cs50s-web-programming-with-python-and-javascript

Pengenalan Computer Science

Pada materi ini kita akan diajarkan dasar computer science, seperti algoritma, memecahkan permasalahan programming dengan cara yang efisien, struktur data, dan lain sebagainya.

Akses Materi: https://www.edx.org/course/cs50s-introduction-to-computer-science

Pengenalan AI menggunakan Python

CS50's Introduction to Artificial Intelligence with Python

AI atau Artificial Intelligence telah mengubah cara manusia untuk hidup, bekerja dan bermain. Dengan adanya AI saat ini, sekarang sudah ada mobil yang dapat menyetir sendiri, search engine yang pintar, hardware asisten, dan lain sebagainya.

Pada materi ini kita akan diajarkan konsep dasar tentang Kecerdasan Buatan menggunakan Python dengan cara mengeksplorasi konsep dan algoritma dasar yang ada pada kecerdasan buatan modern.

Akses Materi: https://www.edx.org/course/cs50s-introduction-to-artificial-intelligence-with-python

Logitech, siapa yang tak kenal merek ini. Merek ini sudah terkenal sejak saya menggunakan PC pertama saya di sekitar tahun 90' an. Merek ini terkenal akan kehandalan nya dalam memproduksi perangkat pendukung PC seperti mouse, keyboard, Web Cam, dan lain sebagainya.

Bahkan mereka juga mempunyai penamaan khusus untuk perangkat gaming yaitu G Series. Dimana mereka juga memproduksi perangkat seperti game pad, driving gear, audio, dan lain sebagainya.

Intinya merek Logitech ini sudah lama terkenal untuk memproduksi perangkat mainstream untuk Personal Computer baik untuk kebutuhan office maupun gaming.

Produk Logitech yang akan kita bahas saat ini adalah keyboard mechanical gaming terbaru mereka yaitu Logitech G Pro X Keyboard.

Logitech G Pro X mechanical keyboard review: Have fun swapping out ...

Produk ini memakai format TKL atau Ten KeyLess. Jadi anda tidak akan menemukan numpad pada seri ini, keyboard ini sangat cocok digunakan untuk kebutuhan gaming maupun untuk kebutuhan di kantor.

Produk ini dirilis sekitar setengah tahun yang lalu. Versi ini adalah versi refresh dari G Pro Keyboard mereka. Dimana mereka mengganti versi switch romer G mereka dengan model baru yaitu GX Series, yang lebih umum digunakan dan mirip dengan stem pada Cherry series.

Fitur Keyboard Logitech G Pro X:

RGB lighting

RGB lighting dengan software G Hub. Bisa diatur lighting per key, dengan banyak pilihan animasi. ini merupakan salah satu Software bawaan yang paling baik saat ini. Dapat menggabungkan beberapa perangkat Logitech G series lain nya dalam 1 software.

Detachable Cable

Detachable kabel yang bisa dilepas. Walaupun masih menggunakan port micro usb tetapi sudah merupakan nilai plus. dengan pin micro usb diapit 2 penyangga di kanan kiri nya.

Hotswap Switches

Logitech G Pro X Keyboard

Hotswappable mechanical switch. Jadi switch di keyboard ini bisa dicopot pasang dan diganti dengan tipe lain. yang saya lihat aneh nya pada keyboard bawaan nya menggunakan blue switch, dimana bagi kebanyakan orang tidak menyukai tipe switch tersebut untuk bermain game.

Macro Function

12 fungsi makro yang bisa diset dengan software G Hub, jelas sangat membantu dalam game-game tertentu.

GX Switches

Salah satu kelebihan lainnya adalah Keyboard Logitech G Pro X menggunakan GX Swithced, yang mana switch ini compatible dengan segala keycaps di Cherry MX

Kelebihan Keyboard Logitech G Pro X

Gaming Design

Design gaming yang menurut pendapat saya ok banget. Dari tampak samping yang tipis sampai bentuk font pada keycaps yang menarik. Bentuk nya futuristik dan rapi.

Dedicated Gaming

Adanya dedicate gaming dan lightning button yang secara default bisa mematikan tombol windows dan RGB LED. Yang bisa disetting di dalam G Hub untuk mematikan tombol lain nya yang tidak digunakan dalam bermain game.

Kekurangan Keyboard Logitech G Pro X

  1. Masih menggunakan micro usb yang mana saat ini sudah banyak produsen keyboard yang sudah beralih ke USB Type C.
  2. Tidak ada nya fitur wireless. Sebenarnya ini fitur yang ditunggu para logitech fans saat logitech berniat untuk merefresh lini produk gaming ini, sayang nya hal ini belum terwujud.
  3. Masih menggunakan ABS keycaps. Yang mana akan meninggalkan bekas jejak pada keycaps jika kita tidak pandai merawatnya.
  4. Bottom row keycaps yang tidak standard, dimana spacebar menggunakan ukuran yang tdk sama dengan keyboard pada umum nya.
  5. Stab pada keyboard ini agak goyang meskipun pada kondisi baru, terutama pada space bar.
  6. Harga switch bawaan nya agak mahal sekitar 600 – 800 rb per box isi 92 switch.

Kesimpulannya Keyboard G Pro X

Keyboard ini adalah produk yang menarik, sayang sekali logitech melewatkan beberapa hal penting yang simple yang menurut saya.

Dengan harga nya, Keycaps PBT dan USB Type C menurut saya simple (sangat mungkin) dilakukan oleh perusahaan sebesar Logitech.

Apalagi merubah bottom row menjadi lebih universal, sehingga memudahkan user untuk mengganti keycaps bawaan nya.

Ketiga hal ini menurut saya yang menjadikan produk ini kurang diminati oleh pencinta keyboard.

Tetapi bagi Logitech fans dijamin tidak akan melewatkan produk ini, karena menurut saya ini adalah keyboard gaming paling bagus yang pernah dikeluarkan oleh Logitech sampai saat ini, walaupun dengan beberapa kekurangan.

Video Dari Youtube

Tulisan ini diambil Handi Suparta, dengan izin publikasi dari yang bersangkutan.